Kamis, 31 Januari 2013

PUISI UNTUKMU

  • PUISI UNTUK-MU

    jemarimu meliuk menyentil kata
    mencoba rajuk merayu merenda bahasa
    di kuncup bunga kau paksa mekar
    tuk memahami racauan mu yang meliar

    itu bukan kau
    karna kau bukan perayu kata
    lekuk tata bahasa mu pun tak meliar
    semua berawal dengan nalar

    kau rengkuh aku
    yang terhempas nyata syair balada
    di batas cakarawala jelang malam
    kau gunakan indera keenam
    dialog bathin rasa hati

    kini sedang kau larikkan sajak ini
    kata bahasa mantra membait
    seraya menyulam warna pelangi
    di pendaran kecemasanmu

    dan bersama kita kidungkan bahasa puitis ini
    dari secarik menjadi berlembaran puisi
    agar terkenang, tertulis
    Dalam sejarah hatiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar